Yakin Website Anda Sudah Ideal, Ketahui Tujuan dan Cara Audit Website Ini.

Yakin Website Anda Sudah Ideal? Ketahui Tujuan dan Cara Audit Website Ini

Apakah saat ini sedang mengelola website atau toko online? Mungkin pernah terlintas dalam benak Anda beberapa pertanyaan seperti mengapa visitor website Anda sangat kecil, trafficnya banyak namun mengapa konversinya sedikit, mengapa tidak ada yang mengisi form option yang sudah disediakan, atau kenapa bounce rate web tinggi? Pertanyaan-pertanyaan tersebut cukup wajar bagi Anda yang masih awam dengan istilah audit website. Mari ketahui lebih dalam tentang apa itu audit website, tujuan dan bagaimana cara melakukannya.

Apa itu Audit Website?

Mungkin sebaiknya Anda ketahui terlebih dahulu apa itu audit website. Audit website ini merupakan suatu pemeriksaan secara menyeluruh dan sistematis terhadap suatu website dengan membandingkan kondisi yang ada saat ini dengan kondisi ideal suatu website.

Sehingga melalui pengertian tersebut, maka bentuk audit website ini berupa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kemudian mendapatkan jawaban. Melalui jawaban tersebut bisa dijadikan acuan untuk menyusun solusi atau tindakan yang tepat pada website tersebut.

Mengapa Audit Website Penting?

Mungkin bagi sebagian besar orang masih menganggap audit website itu tidak penting. Karena banyak yang menganggap bahwa punya traffic tinggi dan dapat menghasilkan konversi saja sudah lebih dari cukup. Padahal dengan melakukan audit website bisa membuat traffic dan konversi saat ini menjadi lebih tinggi.

Bagaimana Cara Melakukan Audit Website?

Jika Anda tertarik untuk melakukan audit pada website Anda, maka tidak ada jawaban benar atau salah dalam melakukan audit. Yang ada hanyalah jawaban Ya atau Tida, Sudah atau Belum. Sebagai bentuk penilaian, maka untuk jawaban Ya/ Sudah diberikan nilai 1, sedangkan untuk jawaban Tidak/ Belum diberikan nilai 0.

Pertanyaan-pertanyaan untuk melakukan audit sedikitnya mencakup tentang beberapa aspek berikut ini:

  • Aspek desain website
  • Aspek halaman dan konten
  • Aspek kegunaan dan manfaat website
  • Aspek tujuan dan target marketing
  • Aspek backup dan keamanan

Apabila Anda sudah membuat pertanyaan-pertanyaan seputar aspek-aspek tersebut, maka jumlahkan semua skor yang Anda dapatkan. Misalnya dalam 25 pertanyaan Anda berhasil mendapatkan skor minimal 19 atau 75% dari total skor terbaik, maka kondisi website Anda saat ini sudah cukup baik dan hanya membutuhkan sedikit perbaikan saja.  Namun jika Anda mendapatkan skor di bawahnya, maka website Anda perlu diadakan perbaikan.

Baca juga : Jasa Backlink Favorit Berhasil untuk Optimasi Marketing Online

Bagaimana Cara Melakukan Perbaikan?

Ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan untuk perbaikan website setelah audit. Fokuskan perbaikan pada poin-poin pertanyaan yang mendapatkan jawaban Tidak/ Belum. Selanjutnya Anda tinggal melakukan perbaikan pada pertanyaan-pertanyaan tersebut. Misalnya untuk pertanyaan “Sudahkah Anda mendefinisikan skema warna di Website sebagai konsistensi brand?”, maka Anda bisa melakukan perbaikan dengan mendefinisikan skema warna dalam logo yang Anda miliki.

Sampai disini sudah paham tujuan audit website dan bagaimana cara melakukannya? Semoga informasi diatas bermanfaat untuk pembaca.